Tempatku meramu kata. Mengibarkan kuotasi. Membingkai setiap imajinasi. Menjaga dunia dengan meninggalkan jejak. Tentang apa saja. Lorong ini, sungguh terlalu kecil untuk dihuni.

TWEET LINE

RECENTLY PLAYED ON LAST.FM

buluhijau's Profile Page

PEOPLE I FOLLOW

dailyanarchist kickstarter rollingstone irbeci instagram fuckyeahgirlswithtattoos fenifauziah dityop cultofkimber mrngiwut stephanustheo staff mytapradita kurniawangunadi rizkydhini cutehulk hennessolsken tumblr-indonesia belindch mengejahujan ompilompi goodmorningmissdiiah nnndaru semilirbayu rizkiyamaulida heyhowanker magistrahayu tyasherfi digondolasu rizzaayu feyboo chimiciko rock-style-love annisaadejanira ismarlina akumelia diahestika diary-kusam nidyautarifirdaus kulibuku hellocky wannaroundtheworld sendyyeah fanicarolina goresankecilku arlianbuana kebongcerii dieudonneesky ragilliarach anggitacestmoi crazydylus absurdismglitz musedotmuofficial arlettos meetups disaterpiece maztut sansime miring teknikwarna madnear uciisme karinapradita danangreksoutomo winonarianur ratnadian resurrectionthoughts fin2 peter-draw superzupper risalatulamanah opipnedcheese lifanurlifa most-thought fuckyeahmahasiswa tumblrjogja fixedofme dianrockmad hendramarcos almaskaramina tikaprisma hifnihift dwymonster pipiriyai zrnshabrina academyoftumblr dhylonkdhylonk argatamapalu ardhiwidjaya gazinggazerz programmerryangosling hakimchircus haqqi dailylicious2 juwitardn elangsawah nidyaferry selasadoodling saputritiara ramada-bama ciel-rouge shandikapuri jxuxnxo amirulmahar jurnalkarat666 indreeanism arkanhendra kaatuu ngopihore cengkaruk rizkyawinaswari agunghutama cerahberawan zebrainthezoo nbcjogja ferslukman pilotgadungan amalianicandra carolina

 

Cerita Horor: ‘Bunga’ di Dalam Kereta (Kalo Takut, Dibaca Aja Ya)

Dalam sebuah perjalanan seringkali kita mendapati kejadian-kejadian aneh yang bahkan tak tersangka oleh kita. Terkadang menghadapi hal-hal yang aneh seperti itu bisa membuat kita lebih dewasa. Memaknai hidup dan mencerna pelajaran untuk selalu lebih baik.

Kejadian ini saya alami seminggu yang lalu. Bermula ketika saya mau balik ke Jogja dengan menunggangi sebuah kereta. Seperti biasa, saya antri membeli karcis terlebih dahulu, meskipun jadwal keberangkatan masih setengah jam lagi. Sebelum masuk ke dalam stasiun, karcis penumpang pun dicek dulu oleh petugas. Kebetulan hari itu adalah Hari Buruh. Sebagai bentuk apresiasi kepada pengunjung di Hari Buruh, petugas pintu masuk kereta pun bekerja sambil membagikan bingkisan berupa bungkusan permen. Tidak ada yang aneh disini.

Saya biasa menunggu di dalam kereta sambil mencari tempat agar bisa memperoleh tempat duduk yang nyaman. Penumpang di dalam kereta juga berangsur penuh. Mereka memang datang lebih awal dengan alasan yang sama. Diantara para penumpang, mereka biasanya menunggu sambil bercengkerama, baca koran, makan-makan, dan ngobrol dengan orang yang baru dikenal. Berhubung saya berangkat sendiri dan kursi panjang di sebelah kiri saya masih kosong sekitar satu meter, maka saya terpaksa pencet-pencet smartphone yang kadang agak merasa ‘awas’ jika dikeluarkan di tempat umum.

Read More